Belanja di Tokopedia sudah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat yang melek internet atau dikenal dengan masyarakat digital. Masifnya kampanye Tokopedia oleh provider dan diluncurkannya aplikasi smartphone yang menjangkau pengguna smartphone yang jumlahnya besar di Indonesia, membuat marketplace ini melekat di benak masyarakat Indonesia.
Namun kesuksesan branding Tokopedia tidak serta merta membuat masyarakat Indonesia menikmati kemudahan dan kenyamanan berbelanja di Tokopedia, karena terdapat beberapa problem yang justru membuat masyarakat kapok berbelanja online di Tokopedia. Hal ini bisa jadi disebabkan kurangnya pemahaman tentang berbelanja online yang aman dan nyaman, serta kecurangan yang dilakukan oleh penjual.
Kurangnya pemahaman yang menjadi problem itu antara lain ketidaktahuan akan spesifikasi barang yang dijual, sehingga ketika menerima barang tidak sesuai penawaran dan tidak bisa diganti. Ada juga problem ketika pembeli menerima barang rusak dan tidak mengetahui cara klaim penggantian barang. Yang lebih tidak nyaman lagi adalah ketika pembeli terburu-buru order dan membayar tanpa mengetahui kalau stok barang kosong.
Ketidaknyamanan seperti yang penulis sebutkan di atas merupakan sebagian kecil dari pengalaman konsumen Tokopedia. Dengan menulis artikel ini, saya berharap pembaca dapat menghindari pengalaman buruk tersebut dan berbelanja online aman dan nyaman di Tokopedia. Dengan demikian pembaca sekalian merasakan benefit berbelanja di Tokopedia.
Berikut ini tiga tips praktis berbelanja online aman dan nyaman di Tokopedia :
- Perhatikan informasi produk yang terdapat di kolom deskripsi produk. Beberapa penjual ada yang tidak mencantumkan spesifikasi produk dengan jelas, entah itu karena malas atau tidak tahu spesifikasi barang. Untuk itu anda bisa mendiskusikan spesifikasi produk dengan penjual melalui fasilitas diskusi yang disediakan Tokopedia. Kalau jawaban penjual kurang memuaskan, anda bisa beralih kepada penjual produk yang sama dan lebih profesional;
- Baca aturan klaim kerusakan dan penggantian produk. Aturan klaim kerusakan dan penggantian biasanya ditulis di catatan penjual. Kalau tidak ada aturan klaim kerusakan dan penggantian, penting untuk mendiskusikannya dengan penjual. Dengan berdiskusi, anda akan mendapatkan win-win solution untuk klaim kerusakan dan penggantian barang. Anda bisa menilai reputasi penjual dari interaksi yang anda lakukan dan respon penjual terhadap pertanyaan anda;
- Diskusi dengan penjual untuk memastikan reputasi penjual. Seperti yang telah dijelaskan poin 1 dan 2, anda perlu memastikan reputasi penjual dengan berinteraksi dan menanyakan hal-hal yang tidak disampaikan oleh penjual, seperti menanyakan spesifikasi produk yang belum detail, aturan klaim kerusakan dan penggantian barang, ketersediaan stok hingga potongan harga jika anda berencana belanja dalam partai besar. Jika respon penjual positif dan memuaskan, anda bisa lanjutkan berbelanja.
Nah, tips praktis di atas bisa anda terapkan untuk berbelanja produk apa saja di Tokopedia. Jadi anda bisa memastikan penjual mengirimkan barang sesuai yang ditawarkan dan anda mendapatkan barang dengan kualitas yang memuaskan.
Bagaimana pembaca sekalian, artikel ini bermanfaat untuk anda? Jika bermanfaat untuk anda tentunya juga bermanfaat untuk banyak orang. Jadi silahkan share artikel ini melalui tombol media sosial yang tersedia atau copy paste URL artikel ini dan posting di update status anda. Semoga menjadi amal kebaikan untuk penulis dan pembaca sekalian.
Oh ya, ada penawaran istimewa untuk pembaca sekalian. SALE buku bisnis Tiga Puluh Ribuan plus BONUS 1 buah buku motivasi dan 1 buah CD koleksi digital senilai Tiga Ratus Ribu Rupiah. Langsung ke TKP aja, buruan! Klik di sini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar